Mahasaba III Pasemetonan Arya Wang Bang Sidemen

PASEMETONAN Arya Wang Bang Sidemen menggelar musyawarah besar Mahasabha III/2015 di Gedung PHDI Provinsi Bali, JI Ratna Denpasar, Minggu (10/5) kemarin. Seluruh Pasemetonan Arya Wang Bang Sidemen yang tersebar di Bali, Lombok, Jakarta, Surabaya, Lampung, sampai Sulawesi diundang pada Mahasabha III, itu. Pasemetonan ini terdiri atas Catur Warga, di antaranya Arya Wang Bang Pinatih, Arya Wang Bang Ngurah Sidemen, Arya Wang Bang Waya Beya, dan Arya Wang Bang Sigra Manikan. Kegiatan ini juga dihadiri tamu adat dan dinas.

Mahasabha III ini merupakan konsolidasi Pasemetonan setiap lima tahun sekali. Sudah lima belas tahun dilaksanakan kegiatan ini. Dalam mahasabha ini, ada empat hal dibahas. "Agenda yang dibedah dari masalah anggaran dasar dan rumah tangga, yang mungkin ada hal-hal yang perlu disempurnakan sesuai perkemban¬gan ilmu pengetahuan dan dunia. Kedua, tentang pertang¬gungjawaban pengurus lama, juga dibahas. Ketiga, program kerja yang nantinya dipakai pegangan oleh pengurus baru yang terpilih. Yang keempat teabmya, pemilihan pengurus km periode 2015-2020," ung¬kap Ketua Panitia Pelaksana . lfafaasabha III I Gusti Bagus Agung Suteja.

Suteja menambahkan, keempat hal itu dibahas dalam mahasaba kali ini. Konsolidasi melalui mahasabha ini diyakini berperan penting dalam membuat keberadaan Pasemetonan Arya Wang Bang Sidemen menjadi lebih bagus. Diagendakan keikutsertaan anak muda nanti dalam kepengurusan bisa diakomodasi lebih banyak. "Kami berharap ke depannya, setiap lima tahun bisa berkumpul konsolidasi dan juga masimakrama dengan semeton. Sehingga keberadaan dalam hal membangun merajan dan pura baru bisa saling mendukung. Kekompakan, menuju kebahagiaan dunia dan akhirat perlu ditumbuhkembangkan," imbuhnya.

Ketua Umum Pasemetonan Arya Wang Bang Sidemen I Gusti Lanang Made Rudiartha berharap, pasemetonan semakin raket. Hubungan kekerabatan maupun kekeluargaan semakin bagus. Selalu ingat kawitan. Kemudian tetap bisa menghaturkan ari di pura-pura yang menjadi tanggung jawab kawitan dan semoga semakin baik rezeki yang didapatkan. "Selain itu, perlu diketahui Arya Wang Bang Ngurah Sidemen, jika dihitung ada 72 merajan di Bali, di Lombok sekitar 100 kepala keluarga dan paling tidak terdapat lima merajan. Sedangkan di tempat-tempat lain sedang dihimpun. Mudah-mudahan melalui Mahasaba ini kami lebih banyak bisa dapat menghimpun pasemetonan," ungkapnya.

Sumber: Koran Bali Post, Senin Kliwon, 11 Mei 2015