
(Foto: PHDI Kabupaten Bekasi beserta umat Hindu turut memeriahkan penanaman pohon di Jababeka)
Bekasi - Menindaklanjuti arahan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat dalam rangka menyambut Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940, PHDI Kabupaten Bekasi melakukan kegiatan penanaman pohon di lahan Kawasan Kota Jababeka yang direncanakan sebagai tempat mendirikan Pura, Mingg 25 Februari 2018.
Kegiatan penanaman pohon diikuti kurang lebih 150 orang umat Hindu sekitaran Bekas. Sebelum mulai menanam pohon, Ketua PHDI Kabupaten Bekasi Bapak Kombes Pol (Purn) Drs. I Made Pande Cakra, M.Si bersama Ketua Panitia Nyepi Tahun Baru Saka 1940 Kabupaten Bekasi, Bapak Nyoman Mertasari mengajak warga berjalan kaki menuju lahan yang dipersiapkan untuk Pura.
Para warga yang ikut kemudian duduk dan melantunkan doa puja Tri Sandya serta japa yang dipimpin Pinandita Wayan Dharma. Usai melantunkan doa, Ketua PHDI Kabupaten Bekasi menanam pohon pertama yaitu pohon Kelapa Gading.
Pohon Kelapa Gading ini merupakan sumbangan dari tokoh umat Bapak Irjen Pol. Drs. Ketut Untung Yoga, S.H., M.M.,. Proses penanam pohon disaksikan seluruh umat yang hadir. Pohon kedua yaitu Pohon Kepel ditanam oleh Bapak Ida bagus Adi Chandra bersama warga SDHD Duren Jaya dan SDHD Cikarang.
Setelah penanaman pohon secara simbolis di lahan yang direncanakan untuk pendirian Pura, warga kembali berjalan kaki menuju pinggiran sungai Lemah Abang untuk menanam pohon. Secara serentak Pengurus PHDI Kabupaten Bekasi bersama WHDI Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi, para mahasiswa yang tergabung dalam KMHDI President University, warga dari SDHD Cikarang, SDHD Tambun, SDHD Majapahid, dan SDHD Banjar Seroja.
Sekitar 280 pohon yang ditanam umat di sepanjang tepi sunga Lemah Abang. Made Pande Cakra mengatakan, penanaman sebanyak 280 pohon terdiri dari berbagai jenis yaitu Cempaka, Kelapa Gading, Mahoni, Kepel dll. Adapun tema yang diambil yaitu sesuai tema Nasional “Melalui Catur Brata Penyepian Kita Tingkatkan Soliditas Sebagai Perekat keberagaman untuk menjaga Keutuhan NKRI”.
"Penanaman pohon menuju lingkungan yang hijau dan asri. Sesuai ajaran Tri Hita Karana, yaitu tiga penyebab hidup bahagia, salah satu di antaranya adalah merawat dan menghargai lingkungan sebagai tempat kita berpijak, hidup dan meneruskan generasi. Dengan merawat lingkungan tetap hijau, kita akan memperoleh udara yang lebih bersih dan kaya dengan oksigen, sehingga hidup lebih sehat," ujarnya.
Made Pande Cakra, mengajak seluruh umat Hindu Bekasi agar menghijaukan lingkungannya. Menurutnya, banyaknya kasus tanah longsor yang terjadi baru-baru ini dan bahkan mengakibatkan jatuhnya korban jiwa, karena lingkungan yang kurang dirawat dengan baik. "Akibat kurangnya pohon yang bisa menahan tanah dari erosi," ungkapnya.
Sementara itu, manajemen Jababeka menyambut baik kegiatan penanaman pohon sebagai kerjasama yang berguna bagi lingkungan.
Ketua Panitia Bapak Nyoman Mertasari menyampaikan ucapan terimakasih kepada para donatur yang menyumbang pohon dan kepada semua umat yang mengikuti acara bakti sosial serta meminta doa restu agar Pura bisa cepat berdiri di Jababeka, Cikarang. Setelah penanaman pohon dilanjutkan berfoto bersama.

(Foto: Penanaman pohon di lokasi tempat rencana akan dibangun Pura Jababeka)
Source: Laporan Ketua PHDI Kabupaten Bekasi Bapak Kombel Pol (Purn) Drs. I Made Pande Cakra, M.Si