Demo 2 Desember, Umat Hindu Minta Semua Pihak Bisa Sabar


(Foto: Sekretaris Bidang Ideologi dan Kesatuan Bangsa PHDI Pusat Astono Chandra Dana)

Jakarta - Perwakilan Umat Hindu meyakini kebersamaan dan perbedaan merupakan keniscayaan yang dianugerahkan oleh Tuhan dalam balutan Bhineka Tunggal Ika. Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) berharap semua pihak patuh terhadap hukum. Hal itu diungkapkan terkait rencana aksi bela Islam jilid III yang akan dilangsungkan pada 2 Desember 2016 terkait tuntutan pada kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Ada hukum yang berbicara di sana. Kalau pandangan dari Umat Hindu, sudah ada hukum, biarlah hukum ini yang bekerja," ujar perwakilan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat, Astono Chandra Dana di Kemenko Polhukan, Senin (21/11/2016).

Astono juga berharap agar semua pihak sedikit bersabar menunggu proses hukum yang tengah berlangsung terhadap Ahok. "Sekarang hukum sudah bekerja, kenapa kita enggak sabar dikit nunggu hukum bekerja," katanya.

Astono juga kembali mengingatkan bahwa di Indonesia, agama dan negara bekerja seperti simbiosis mutualisme. Maka, telah diatur semua bagaimana agama bekerja maupun negara menjalankan fungsinya. "Biarlah sampe vonis terakhir, nah itulah keadilan yang bekerja sesuai hukum tata negara kita," pungkasnya.

Umat Hindu berharap saudara-saudara sebangsa dan se-tanah air untuk bersabar menunggu proses hukum yang tengah berlangsung. "Negara ini harus dikelola dengan hukum enggak mungkin bekerja bebas-bebas saja. Berpayungkan hukum baru kita bisa berjalan," pungkasnya.

Source: news.okezone.com