LDD PHDI Pusat Gelar Workshop Pengembangan Kompetensi Dharma Duta


(Foto: (ki-ka) Ketua Umum LDD Made Awanita, S.Ag., M.Pd; Sekretaris Umum PHDI Pusat Ir. Ketut Parwata; Direktur Urusan Drs. I Wayan Budha, M.Pd, Ketua Panitia I Gede Widnyana)

Jakarta – Lembaga Dharma Duta (LDD) Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat menggelar Workshop Pengembangan Kompetensi Dharma Duta dengan tema "Kita Tingkatkan Kualitas Sradha dan Bakti Umat Hindu". Workshop yang akan dilaksanakan selama tiga hari kedepan bertempat di Gedung Perwakilan Provinsi Bali, Jl. Cikini II No.3 Jakarta Pusat dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang.

Ketua Panitia, I Gede Widnyana menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh peserta workshop yang hadir. Serta ucapan terimakasih kepada Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI yang telah memberikan dukungan materi demi terselenggaranya workshop tersebut.

Gede Widnyana menyampaikan, dasar pelaksanaan kegiatan Workshop Pengembangan Kompetensi Dharma Duta yaitu sesuai dengan Surat Keputusan Ketua Umum Lembaga Dharma Duta Pusat Nomor: S-kep/01/LDD PHDI/10/2016 tentang Kepanitian Workshop Pengembangan Kompetensi Dharma Duta. Ia menambahkan maksud dan tujuan dari pelaksaan workshop adalah meningkatkan kualitas para dharma duta dan mengemban tugas untuk memberikan pencerahan dalam bidang keagamaan sebagai upaya untuk membimbing umat Hindu agar memiliki kualitas sraddha dan bhakti kepada Hyang Widhi atau Tuhan Yang Maha Esa.

Dalam sambutan Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI yang diwakili oleh Direktur Urusan Agama, Drs. I Wayan Budha, M.Pd mengatakan, kami selaku pemerintah mengharapkan Lembaga Dharma Duta dapat merekrut sumber daya manusia (SDM) Hindu yang nantinya dapat dibina, dikembangkan, dan siap untuk dikirim ke seluruh Indonesia. “Ini sasaran ke depan yang kami harapkan dari Direktorat Jenderal,” ujar Wayan Budha, Jumat 9 Desember 2016.

Wayan Budha menambahkan, pemerintah yang dalam hal ini Dirjen Bimas Hindu akan membantu dan mensuport lembaga-lembaga keagamaan agar mampu memilih SDM yang bisa ditempatkan dalam waktu dekat ini diwilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (JABODETABEK). “Dalam pelaksanaan workshop ini perlu dibuatkan standar kesepakatan, yaitu apa-apa yang harus dilakukan oleh penyuluh agama Hindu ke depan,” katanya.

Diakhir sambutannya, Wayan Budha mengatakan Direktorat Jenderal mengharapkan adanya startegi untuk melakukan pembinaan ke depan. Sehingga perlu dibuatkan standar kesepakatan untuk melakukan pembinaan kepada umat. “Jangan sampai ada dharma duta yang diturunkan malah membuat umat atau karma atau banjar justru semakin ribut. Seorang dharma duta harus mampu memberikan solusi dan menjadi hakim yang mampu memutuskan,” tutupnya.

Sekretaris Umum PHDI Pusat, Ir. Ketut Parwata dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf dari Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya tidak bisa hadir karena masih berada di Bali dengan berbagai kegiatan yang sambung-menyambung. Ketut Parwata menyampaikan ucapan terimakasih kepada LDD sebagai penyelenggara dan Direktorat Jenderal yang telah membantu pendanaan.

“Sesungguhnya LDD merupakan lembaga yang sudah ada sejak lama, namum sempat vakum. Kemudian kami validasi, revitalisasi dan astungkara mendapat sambutan yang sangat baik dari bapak Dirjen. Dan sejak 2012 sudah dibantu,” ujarnya.

Ketut Parwata mengatakan, semoga dengan adanya bantuan dari Dirjen, kedepannya kegiatan workshop dapat dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang dengan gelombang yang lebih besar. “Jika saat ini hanya sekitar 20 orang dari sekitaran JABODETABEK saja, saya berharap pada kegiatan yang sama masa mendatang pesertanya bisa lebih banyak dengan cakupan wilayah yang lebih luas,” ucapnya.

Diakhir sambutannya, Ketut Parwata mengharapkan kepada para peserta dengan waktu tiga hari kedepan mampu menyerap materi yang disampaikan oleh para narasumber. Ketut Parwata kemudian dengan resmi membuka Workshop Pengembangan Kompetensi Dharma Duta.

Selain Direktur Urusan, Drs. I Wayan Budha, M.Pd dan Sekretaris Umum PHDI Pusat, Ir. Ketut Parwata hadir juga perwakilan organisasi Hindu yaitu, WHDI, PSN, Prajaniti, ICHI, Peradah Indonesia, KMHDI, BDDN dan Banjar se-JABODETABEK.

Source: admin