
(Foto: Beritasatu.com)
Denpasar -Denpasar - Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat melaksanakan Pesamuhan Sabha Walaka yang diselenggarakan selama dua hari pada 10-11 Oktober 2015 di Hotel Nikki Jalan Gatot Subroto IV No.18, Denpasar, Bali.
Pada hari pertama 10 Oktober 2015 Pesamuhan Sabha Walaka itu dimulai pukul 13.00 WITA. Pesamuhan Sabha Walaka dihadiri oleh 3 orang perwakilan Sabha Pandita, Anggota Sabha Walaka, dan sejumlah Pengurus Harian Parisada Pusat yang bertindak sebagai fasilitator (OC/SC). Pesamuhan dibuka oleh Ketua Panitia Ir. Dewa Putu Sukardi, S.Ag, MBA.
Ketua Umum Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia Mayjen TNI (Purn) Sang Nyoman Suwisma dalam sambutan pembukaannya mengatakan, sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Parisada Rapat Sabha Walaka, diadakan sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun. Suwisma melanjutkan bahwa Pesamuhan ini merupakan Pesamuhan Sabha Walaka untuk pertama kalinya dalam masa bhakti 2011-2016.
Selain sambutan Ketua Umum Pengurus Harian, Upacara Pembukaan juga diisi sambutan Dharma Adhyaksa Ida Pedanda Gede Ketut Sebali Tianyar Arimbawa. Kemudian arahan dari Pimpinan Pesamuhan yang sekaligus merupakan Ketua Sabha Walaka Ir. Putu Wirata Dwikora. Putu Wirata dalam arahannya menyatakan bahwa Pesamuhan Sabha Walaka akan membentuk Komisi-Komisi yang akan membahas materi tentang masalah-masalah sosial dan agama yang akhir-akhir ini hangat dibicarakan oleh publik.
Setelah Upacara Pembukaan, Pesamuhan Sabha Walaka dilanjutkan dengan Rapat Komisi. Komisi I membahas tentang masalah Transplantasi, Bayi Tabung dan Kloning dengan narasumber Drs. I Ketut Wiana, M.Ag. Selain itu, tentang Euthanasia atau hak mati pasien dengan narasumber Drg. Nyoman Suartanu. Komisi II membahas masalah Perkawinan dengan narasumber Kolonel Inf. (Purn) I Nengah Dana, S.Ag. Disamping itu, dibahas pula masalah Penerapan Hukuman Mati dengan narasumber Yanto Jaya, S.H. Komisi III membahas tentang Menyayangi Kehidupan dan Lingkungan Hidup dengan narasumber K.S Arsana, S.Psi. Terakhir Komisi IV membahas tentang Kawasan Suci Telok Benoa dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dengan narasumber Prof. Dr. I Ketut Rahyuda, MSIE dan Prof. I Made Bakta. Rapat komisi-komisi ini berakhir pukul 21.00 WITA.
Pada hari kedua, 11 Oktober 2015 rapat dibuka pukul 09.00 WITA dengan agenda pembacaaan hasil rapat dari setiap komisi di depan peserta Pesamuhan Sabha Walaka.
Pesamuhan hari kedua ini berakhir pukul 12.30 WITA langsung ditutup oleh Ketua Sabha Walaka Ir. I Putu Wirata Dwikora. Putu Wirata mengatakan, hasil Pesamuhan Sabha Walaka akan diajukan pada Pesamuhan Sabha Pandita pada 23-24 Oktober 2015 di Jakarta dan/atau Pesamuhan Agung yang akan diselenggarakan pada 24-25 Oktober 2015 di Jakarta.
Source: adm phdi